Kamis, 07 April 2016

Sendiri di Pantai Sendiki

Jangan pernah merasa sendiri :p

Halooo,
Setelah lama gak cerita tentang jalan-jalan, akhirnya kesampaian juga cerita tentang jalan-jalannya Si Mata Kodok. Harap dimaklumi kemarin-kemarin emang rempong banget ngurusin aksi EHM. Alhamdulillah, semua aksinya lancar dan sekarang waktunya kita jalan-jalan

Cerita jalan-jalan kali ini diawali ajakan temen saya di EHM tiara yang tiba-tiba ngajak ke pantai. Karena emang butuh banget vitamin sea akhirnya saya iyain aja ajakannya. Kasian Tiara ke pantainya Cuma berdua sama Mbak Ilma, temen di EHM juga. Ya, kami ke pantai hanya bertiga dan kami semua cewek. Kami mah cewek-cewek setrong kak, hehehe


Pemandangan menuju Pantai Sendiki

Sebenernya saya gak tau dimana Pantai Sendiki yang menjadi tujuan destinasi kami berada. Berkat kesotoyan saya dan nyari info di google dikit-dikit saya beranikan memimpin perjalanan pagi itu. Perjalanan cukup berjalan lancar, jalanan juga lumayan sepi karena kita kesana hari minggu. Eh, ditengah jalan beberapa kali kami terpisah, saya dengan mengendarai Mita sudah melaju di depan tapi Tiara sama Mbak Ilma ketinggalan cukup jauh dengan saya. Padahal saya mengendarai Mita sudah sangat pelan, sekitar 60-65 km/jam. Sampai ditengah jalan yang super sepi dan Cuma berisi bambu-bambu dengan ditemani suara-suara khas hutan, saya sendirian dan imajinasi liar saya bermain. Disituasi seperti itu saya masih membayangkan kalau tiba-tiba ada orang yang kaya ninja trus loncat duduk di jok belakang trus nodongin samurai. Aaaah, namanya juga cewek mesti parnoan. Untung aja aman-aman dijalan, huuuuft

Pantai sendiki ini berlokasi sejalan dengan Pantai Tamban di Daerah Malang Selatan. Jadi sebelum Pantai Goa Cina ada gapura masuk Pantai Tamban, nah itu belok kiri. Masuk terus, sampai pertigaan pilih jalan sebelah kanan. Ikuti jalan beraspal sampai ada tulisan Pantai Sendiki lurus dikit nanti ada jembatan lurus dikit terus belok kanan. Nah, setelah belokan kanan itu jalannya mulai gak enak soalnya jalanan bersawah-sawah. Kalau gak musim hujan mungkin mudah, tapi kalau sedang musim hujan jalanannya akan super becek. Dan kurang beruntungnya kami adalah kesana di musim hujan, jadi becek yang kami dapatkan. Untung setrong, jadi jalanan becekpun bisa kami lewati.



Tiket masuk untuk ke Pantai Sendiki 5000 dan parkir 5000. Dari tempat parkir tersebut kita masih harus jalan sekitar 15 menitan untuk sampai di bibir pantai. Dan ketika saya mendengar deru ombak bebarengan dengan birunya laut, seketika itu juga saya kagum dan berkali-kali mengucap syukur. Masyaallah, birunya pantai sendiki emang beda dari pantai lain. Lautnya biru dengan gradasi warna yang indah, ditambah pasir putih yang lembut, serta ayunan yang menambah instagramable pantai tersebut. Aaah, rasanya pengen banyak ngambil foto di Pantai Sendiki.

Tiara, Mbak Ilma, Saya

Cewek Setrong, hiyaaaak

Tidak banyak foto yang kami ambil disana, kita menikmati deru ombak yang menghantam karang serta curhat tipis-tipis tentang kuliah dan cerita cinta. Karena sudah puas menikmati birunya laut, kita memutuskan untuk pulang. Sebentar memang, biar sebentar yang penting bisa mengobati rasa rindu saya terhadap pantai. Dan suatu hari nanti saya ingin balik lagi ke Pantai Sendiki, saya sepertinya jatuh cinta dengan birunya pantai ini. iya, saya janji akan balik lagi entah kapan itu dan dengan siapapun itu.

Endorsean EHM, haha

Jadi, apa kamu mau nemenin aku ke Pantai Sendiki biar aku gak sendiri mas?


nb: foto diambil melalui HP Lenovo A859 dengan sedikit pencerahan di Afterlight. Maaf jelek :(


Sampai jumpa

Semoga bahagia ^^

Selasa, 05 April 2016

SwitchOff EHM 2016, Satu Jam untuk Selamanya

Led Pedal Power

Sudah pernah tau atau denger tentang apa itu switch off?

Jadi, switch off itu merupakan salah satu kampanye atau aksi dari Earth Hour yang dinaungi oleh WWF. Apa aksinya? Aksinya itu matiin lampu selama satu jam. Sebenernya gak hanya satu jam sih, kalau di logonya Earth Hour yang biasanya teman-teman lihat ada 60+ itu artinya kita matiin lampu buat selebrasinya selama satu jam atau 60 menit dan tanda (+) itu artinya aksi kita tidak berhenti setelah matiin lampu satu jam itu aja tetapi berlanjut sampai di keseharian kita. Kalau lebih mudahnya sih kita membiasakan untuk bergaya hidup hemat energi. Karena kalau aksi satu jam matiin lampu pasti efeknya gak begitu berasa, tapi kalau temen-temen membiasakan diri bergaya hidup hijau pasti efeknya akan berasa ke diri temen-temen. PERCAYA SAYA YA!

Udah tau apa itu switch off, sekarang waktunya cerita tentang switch off Earth Hour Malang 2016. Oke, here we goooo goooo goooo!!!

Div Acara

Halo, kami keluarga EHM :)

Setelah hampir tiga bulan mempersiapkan serangkaian perlengkapan, perizinan, konsepan aksi, dan lain-lain akhirnya hari itu datang juga. Sabtu, 19 Maret 2016 adalah hari di mana aksi switch off ini diselenggarakan. Aksi ini diselenggarakan diseluruh kota di dunia yang memiliki earth hour dan untuk pemilihan tanggalnya juga ditentukan secara bersama-sama. Jadi tanggal dan jam switch offnya dimanapun akan sama.

Stan Pameran SMA 10 Malang

Rasa deg-degan selalu menghampiri kami para volunteer earth hour, cemas juga tidak ketiggalan mampir di hati para volunteer sampai rasa takut juga sebentar-bentar datang meskipun kadang pergi dengan sendirinya. Switch off kali ini EHM mendapat sumbangan dana dari Du Grup and Es File, sehingga beban yang ada dipundak para volunteer sedikit bertambah. Beberapa hari sebelum hari H ada beberapa volunteer yang tidak tidur karena membuat pedal statis dan backdrop demi kelancaran aksi switch off ini. Sedikit terharu sama mereka ini, sampai ada satu volunteer yang namanya Fikri ini pas switch off matanya merah-merah, mana kulitnya putih jadi kaya kebakar gitu. Tapi, Ashya bangga sama kalian rek gak ada kalian gak ada pedal statis.

Stan Baidu yang membagi goodiebag gratis

Aksi 19 Maret itu berjalan lancar dari mulai persiapan di sore harinya, alat-alat pameran yang tepat datangnya, serta guest star yang tidak molor-moloran. Sampai akhirnya hujan datang yang sedikit membuat pengunjung dan kami para volunteer kebingungan. Aksi tetap berjalan sampai jam menunjukkan pukul 20.30 WIB yang artinya sudah waktunya lampu dimatikan. Meskipun hujan, tapi selebrasi switch off gak terhalang kok, buktinya saja setelah lampu dimatikan perwakilan duta, Du Grup, dan DKP bersemangat untuk mengayuh pedal statis. Pedal statis itu semacam lampu yang akan nyala apabila di pedal, kaya lampu sepeda-sepeda mini gitu. Bedanya disini lampunya itu menggunakan lampu led yang dibentuk Indonesia dan kerangka bertuliskan 60+.

Ini yang dimaksud Led Pedal Power/statis


Sempat bingung dan terharu, ternyata perjuangan team EHM menyusun aksi switch off yang notabene adalah aksi terbesarnya EHM bisa berjalan lancar. Yah, meskipun ada sedikit halangan. Tapi halangan itu adalah kado terindah dari Tuhan, mungkin disini kita kurang banyak doa dan melupakan-Nya sesaat. Dari hujan itu kita juga banyak belajar, dari hujan itu kita juga semakin kuat, dari hujan itu kitapun semakin kompak.

Suasana Switch Off Balaikota

Switch off di Malang tidak hanya dilakukan oleh EHM yang bertepatan di balai kota aja loh. Switch offjuga dilakukan di UB, Hotel-hotel di Malang, dan ikon-ikon kota Malang. Mungkin kamu juga melakukan switch off di rumah tau kosanmu? Cerita dong cerita keseruannya, hehe. Jadi inget kalau di rumah Ngawi suka sok-sokan switch offpadahal gak lagi switch off.

Switch Off Ibis Hotel

Switch off ini juga dilakukan di SMAN 10 Malang yang bertempat di Tlogowaru, tapi dengan hari yang berbeda. Saya lupa tanggal berapa, intinya sih EHM diundang dan kebetulan saya bisa hadir. Switch off yang dilakukan SMAN 10 ini dilakukan di lapangan sekolah. Dimulai dari pemilihan putra-putri lingkungan atau hemat energi (saya lupa) sampai aksi pemadaman lampu diseluruh sekolah. Senang, bisa menjadi bagian dari switch off malam itu.

Suasana Switch Off SMA 10 Malang

Mbak Oni, Tiara, Ashya

Intinya sih, siapapun kita yang penting kita punya kesadaran untuk menjaga lingkungan. Kesadaran aja juga gak cukup kalau belum ada aksinya. Apalagi sok-sokan ngomong ini itu tapi masih sering buang sampah sembarangan. Saya sih lebih suka yang diam, tapi banyak aksinya, hehehe
Terimakasih buat keluarga besar Earth Hour Malang yang sudah memberikan kesempatan buat saya untuk bergabung dan merasakan pengalaman super ini. Selain lebih peduli dengan lingkungan, Ashya sekarang jauh lebih bergaya hidup hijau dan semoga bisa menularkan ke teman-teman diluar sana. Semoga kedepannya makin betah ya sama EHM.

Rasanya tuh pengen peluk semua orang selesai switch off kemarin, fiuuuuh...


Eh, jargon dulu yuuk...
Earth Hour Malang,
Ini aksiku,
Ini aksiku,
Ini aksiku,
Mana aksimu?



Sampai jumpa

Semoga bahagia ^^

Jumat, 01 April 2016

Razia Kantong Plastik MATOS : Plastik Tak Asik Titik !!!



Setelah aksi school campaing kemarin (baca disini), selanjutnya saya ikut aksinya EHM lagi yaitu Razia Kantong Plastik yang diadakan di Matos. Aksi ini bertempat di Matos lantai tiga pada 13 Maret 2016 kemarin. Aksi yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB tersebut dilaksanakan bersama ALORE. Jadi terdapat dua pembagian waktu yaitu pukul 09.00 – 15.00 WIB diisi oleh ALORE dan untuk pukul 15.00 – 20.00 WIB diisi oleh EHM.

Karena ALORE ini merupakan organizer yang menangani tentang lomba anak, maka pada aksi tersebut banyak yang berhubungan dengan anak. Contohnya adalah lomba mewarnai anak, lomba fashion, penampilan si pupa, sampai penampilan ballet dan biola cilik. Kesempatan emas tidak dilewatkan oleh teman – teman EHM, mumpung aksi tersebut banyak didatangi oleh anak dan orangtuanya maka EHM sedikit menyelipkan edukasinya tentang lingkungan terutama gaya hidup hijau sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya. Akan lebih mudah membudayakan gaya hidup hijau sejak kecil, dampaknyapun juga akan lebih besar jika dibandingkan dengan orang dewasa.


Dia aja mau ganti, kamu kapan?

Setelah semua perlombaan dan penampilan dari ALORE selesai, waktunya aksi dari teman-teman EHM dimulai. Aksi dimulai dengan diskusi tentang #Beliyangbaik yang dibawakan oleh teman-teman dari WWF Indonesia. Diskusi berjalan dengan baik dan tanggapan positif banyak ditunjukkan oleh para penonton, harapannya mulai dari situ penonton maupun pengunjung dapat lebih mengetahui apa itu #BeliyangBaik dampak dan bagaimana kebijakan kita mengenai hal tersebut. Setelah itu terdapat penampilan – penampilan dari bintang tamu seperti voix, Malang beat box dan lain-lain. Bebarengan dengan penampilan bintang tamu, teman – teman EHM melakukan aksi razia kantong plastik. Nah, disini teman – teman EHM dibagi menjadi beberapa kelompok dan menyebar disetiap lantai Matos. Apa yang dikerjakan? Teman-teman EHM ini nanti akan mencari target pengunjung yang membawa kantong plastik dan menukarkan kantong plastik tersebut dengan goodiebag dari EHM yang disponsori oleh Parimaya. Tidak hanya sekedar menukar kantong plastik, teman-teman EHM ini juga memberikan penjelasan singkat mengenai bahayanya kantong plastik dan dampaknya terhadap lingkungan. Sayang, saya gak bisa ikutan razia kantong plastik karena sok sibuk ngurusin panggung, biasalah nemenin operator megang kabel olor (IYKWIM) :P

Ular tangga

serius banget -_-

Selamat ya


Tidak lupa pada aksi tersebut juga mengenalkan duta-duta dari EHM, berdiskusi mengapa mereka mau jadi duta, bagaimana mereka menjaga lingkungan dan lain sebagainya. Salah satu Duta dari EHM yaitu Jongkie juga turut memeriahkan aksi tersebut dengan menunjukkan keahlian melukisnya langsung di tengah-tengah aksi. Selain itu juga banyak games yang ditawarkan pada aksi tersebut seperti ular tangga dan a mall zing race. Banyak kebahagiaan yang disuguhkan pada minggu malam tersebut, terlebih dengan hadirnya panda WWF yang diberinama Pando. Sampai ada satu adek kecil yang setiap Pando muncul selalu ngikutin dibelakang gak mau dipisah, hehe
Special thanks buat sist ARFAD yang udah mau dateng demi goodiebag :p

Aksi razia kantong plastik ini ditutup dengan sangat epic oleh penampilan salah satu duta EHM juga yaitu WUI. Banyak nih temen-temen saya datang ke aksi matos karena pengen nonton si WUI ini nampil, banyak yang bilang lagu dan suaranya enak. Emang bener sih, enak banget apalagi mbak-mbaknya, surga banget suaranya. Gak lupa, pada aksi tersebut kami para volunteer EHM mengajak para pengunjung untuk datang ke switch off ngalam petengan tanggal 19 maret nanti. Dan untuk pertama kalinya EHM flashmob dengan lagu dan gerakan barunya di Matos. Terimakasih avicii lagu the night bener-bener petjaaah dan terimakasih Mas Mo dah bikin gerakan super cuteeee sampe saya engaaaap flashmobnya :(

Hallo, keluargakuuu :p

Apa lagi?
Banyak kebahagian yang saya rasakan malam hari itu, saya punya keluarga baru, dan aaaah sudahlah...
  
Terimakasih Mbak Ilma, udah jadi Timer terbaik Ashya :)

Sampai jumpa

Semoga bahagia ^^