Minggu, 31 Januari 2016

[ExploreMalang] Kondang Merak, Banyu Meneng, Selok, Sekali Jalan

A photo posted by Mari NGEtrip (@maringetrip) on

Tahun baru adalah momen yang paling meng-GALAU-kan bagi para perantau seperti mahasiswa. Mau pulang masih ada tugas dan ujian, mau keluar gak ada gandengan, kan jadinya Galau. Alhasil pasti nonton konser di TV, kalau kosannya ada TV atau pahit-pahitnya ya tidur setahun di kosan. Tiga kali tahun baruan di Malang saya melewatinya dengan berbeda-beda kegiatan. Tahun baru yang pertama Tahun 2014 saya melihat kembang api bersama teman dan menginap dirumahnya, Tahun 2015 saya melihat film bersama adek sampe ngantuk, karena kebetulan adek saya sedang berkunjung ke Malang. Dan Tahun ke tiga yaitu Tahun 2016 saya pergi ke pantai bersama teman – teman saya.

Sebenarnya saya dan teman saya itu; sebut saja namanya Alfian; tidak berencana pergi ke pantai di tahun baru. Tapi, karena suatu hal yaitu teman saya yang satunya lagi tidak bisa; sebut saja namanya Mbak Echo; di hubungi beberapa hari akhirnya kami berdua memutuskan untuk pergi ke pantainya pada malam pergantian tahun baru. Berasa nekat juga sih memutuskan untuk pergi ke pantai saat itu mengingat kita baru beberapa kali bertemu, tapi karena saya sudah kangen banget banget banget dengan pantai akhirnya saya memutuskan untuk “yuuuk cuuus lah kapan lagi ke pantai sebelum ujian”.


Setelah melewati ujian pencarian teman lagi untuk bergabung, pencarian lokasi pantai, dan pencarian barang-barang kebutuhan lainnya, akhirnya sore itu sekitar jam 3 kami berempat (saya, Desiana, Alfian, dan satu lagi temannya Alfian saya lupa namanya) berangkat dari Malang ke daerah Malang Selatan. Perjalanan sore itu tidak bisa dibilang lancar mengingat banyak orang-orang yang juga ingin menghabiskan detik-detik akhir tahunnya di pantai. Kami mengalami kemancetan dibeberapa titik yang memang sering terjadi kemacetan. Dan tepat pukul 6 sore, kami tiba juga di pantai tujuan kita yaitu Pantai Selok.

Sunset di Selok, abaikan gaya yang awakward .-.

Pantai Selok berada di daerah Malang Selatan, berada searah dengan Pantai Balekambang dan berdekatan dengan Pantai Kondang Merak serta Pantai Banyu Meneng. Jika kita ke Pantai Selok akan secara otomatis kita bisa menikmati Pantai Kondang Merak, Banyu Meneng, serta satu lagi saya lupa namanya. Kalau teman – teman ingin ke Pantai Selok teman – teman tinggal ambil saja jalan ke arah Kondang Merak. Satu meter sebelum loket Kondang merak teman-teman belok kanan ke arah loket satunya. Nah, disitu teman – teman membayar sekitar 5000 untuk masuknya. Untuk ke Pantai Selok teman-teman tinggal berjalan 50 meter. Nah, sebelum Pantai Selok itu disebelah kiri nanti akan nemuin Pantai Banyu Meneng. Setelah itu jalan 10 meter lagi baru teman-teman menemukan Pantai Selok. Kalau teman-teman mau jalan lurus lagi sekitar 20 meter teman – teman bisa menemukan satu pantai lagi yang saya lupa namanya.

Awalnya, saya dan teman-teman saya ingin berkemah di Pantai Selok. Tapi setelah hari gelap kok sepi sekali dan tidak ada lagi yang berkunjung kesana. Akhirnya kami memutuskan untuk berkemah di Pantai Banyu Meneng saja. Mengingat keamanan dan jumlah personil kita yang hanya empat. Sesampainya di Banyu Meneng kita makan kemudian bermain kartu untuk menunggu jam 12 malam. Karena kita kelelahan sebelum jam 12 malam kita sudah tepar dan sudah bersembunyi di Sbnya masing-masing.

Jam menunjukkan pukul 00.00, terlihat kembang api dari Pantai Balekambang mulai menghiasi langit-langit malam pantai selatan. Tidak mau ketinggalan, teman-teman yang berkemah di Pantai Selok, Kondang Merak dan Banyu Meneng juga berlomba-lomba untuk menyalakan kembang api meramaikan tahun baru 2016. Karena kita gak preparejadi kita harus bersenang hati dengan menyalakan kembang api yang di pegang itu. Cuma itu saja saya sama Desi sudah seneng banget hahaha. Setelah itu, kami bersiap-siap untuk pergi tidur. Tak lupa, malam itu saya berdoa sama Allah semoga terdapat banyak keajaiban di tahun 2016.


Happy New Year 2016 :)

Esok paginya, kami pergi ke Pantai Selok. Sebelum ke sana, kami menikmati sunrise di Pantai Banyu meneng. Awalnya saya bingung kenapa Pantai itu disebut banyu meneng mengingat airnya yang berombak dan gak ada meneng – menengnya sama sekali (meneng = diam). Dan baru pagi itu saya mengerti kenapa pantai tersebut dinamakan banyu meneng atau air diam karena memang di pagi sampai siang hari airnya surut dan benar – benar diam beda sama sore dan malam harinya. Yah, inget – inget aja sih pelajaran dulu angin laut dan angin darat, hehe.


Sunrise ala-ala di Banyu Meneng yang sudah kesiangan .-.


Setelah cukup puas menghabiskan sunrise di Banyu Meneng, ita langsung melanjutkan perjalanan ke Pantai Selok. Tidak seperti namanya SELOK = Sepi nan Elok, Pantai Selok pagi itu sudah ramai dengan orang-orang yang bermalam disana. Menggemaskan juga karena banyak sampah di Pantai Selok. Padahal pantainya bener-bener elok, tapi ternodai sama banyaknya sampah-sampah. Jadinya ya gituuuuulah...

Jalan tembus dari Banyu Meneng ke Selok :p

Penampakan Pantai Selok

Penampakan Sampah yang entah datangnya darimana -_-

Dengan situasi Selok yang ramai dan cukup banyak sampah, tidak menyurutkan semangat kita untuk bermain-main dengan air dan pasir, hehehe. Maklumlah sudah rindu dengan suasana pantai. Setelah bermain-main dengan air, pasir, dan karang. Berfoto selfi dengan berbagai gaya. Sekarang waktunya kita untuk pulang ke peradaban Malang karena siang itu juga saya ada kopdar dengan teman-teman blogger.

Dari kiri ke kanan, Alfian, saya, desi, temennya Alfian yang foto dengan tongsis ditancepkan ke pasir, hehe

oleh-oleh buat BPH BEM yang mau dimisioner, huhu

Melihat mirisnya kondisi Pantai Selok tersebut, saya berpesan kepada siapa saja yang membaca postingan ini yang katanya suka Travelling atau Trip atau apalah itu namanya, BUANGLAH SAMPAH PADA TEMPATNYA ya. Karena saya yakin bahwa teman-teman itu sudah lulus bangku Sekolah Dasarnya. Kalau bukan kita, siapa lagi yang akan menjaganya? Ingat loh, kita menikmati alam ini sebenarnya hanya meminjam dari anak dan cucu kita.


Sampai Jumpa


Semoga Bahagia

Biar tambah BAHAGIA :p
nb : maaf fotonya gak bagus soalnya foto cuma diambil dari HP LENOVO A859, kamera tidak mumpuni dan males gonta-ganti pengaturan, hehe

Tidak ada komentar:

Posting Komentar