Sabtu, 23 Mei 2015

[ExploreNgawi] The Secret Paradise, I Call It "Suwono Waterfall"

Talent : Rizka Peak :p

Baca salah satu postingan teman tentang air terjun, jadi keinget waktu saya liburan kemarin sempat berkunjung ke salah satu air terjun yang ada di Ngawi. Memang belom terlalu terkenal, mungkin masyarakat Ngawi sendiri juga banyak yang belum tau. Tapi karena waktu itu benar – benar penasaran dengan air terjun yang masyarakat sekitar menyebutnya air terjun suwono, akhirnya saya bersama tiga orang teman saya pergi ke sana. Ya, meskipun kita berempat sama – sama belum tau persis dimana tempatnya. Kami hanay sekedar tau kalau air terjun itu di daerah sine, Ngawi bagian pegunungan.

Adek istirahat dulu bang, perjalanannya masih jauh :p

Kami berempat setuju berkumpul di rumah saya, dan tepat jam 10.00 wib kami berangkat. Saya berboncengan dengan mbak dewi ( sobat ndagel dan gosip dari smp), dan wyndys ( teman ngaji, TK sampai sekarang ) berboncengan dengan rizka ( twin saya, sama - sama lahir 17 maret ). Perjalanan sekitar satu jam berjalan lancar sampai pada akhirnya kami benar – benar gak tau jalan mana yang harus kami pilih. Memang di daerah sine tempat dimana air terjun suwono berada banyak air terjun, seperti air terjun srambang dan air terjun pengantin. Dan pada akhirnya kami bertanya pada penduduk sekitar untuk mendapatkan suatu jalan yang lurus.

Air Terjun Suwono dilihat dari jauh

Air Terjun Suwono dilihat dari dekat

Setelah melewati jalan naik, turun, berbelok tajam, hutan – hutan pinus, jalan sempit, akhirnya kami sampai di area air terjun suwono. Medan yang masih tanahpun juga kami jumpai. Ketika kami bertanya terkahir kepada salah seorang penduduk, beliau menuturkan bahwa kami sudah berada di area suwono, kami tinggal berjalan 100 meteran dengan meninggalkan motor kami di parkiran. Tapi, ketika kami menuju lokasi yang ditunjukkan penduduk tersebut, kami tidak menemukan penjaga parkir tapi kami menemukan tempat parkir dan karena takut keamanannya kami memutuskan untuk membawa motor kami untuk menuju lokasi air terjun yang tinggal beberapa langkah tersebut. Jalan yang bertanah, sedikit becek, dan berbatuanpun kami temui dan setelah kami sampai di jalan terakhir kami tidak menemukan air terjun yang kami cari. Karena bingung mencarinya, kami kembali ke lokasi tempat parkir yang tidak ada penjaganya tadi.

ala - ala sinetron KOLOSAL? -__-

Ketika sampai di tempat parkir motor itu, kami menanyakan lagi letak air terjun suwono kepada salah seorang penduduk sekitar yang baru pulang berkebun, dan sebenarnya air terjun itu sudah tinggal 10 langkah di hadapan kami sewaktu kami kebingungan mencari air terjun tadi. Kami tinggal turun, kemudian belok kiri. Aaah,mungkin tadi kami kurang teliti mencarinya. Karena kami merasa tidak ada jalan dan seperti jurang jadi kami pikir kami salah jalan, ternyata air terjunnya masih jauh di kiri kami. Alhamdulillah, perjuangan kami tidak sia – sia. Setelah kami kembali ke tempat itu dan melihat air terjunnya kami benar – benar mengagumi ciptaan-Nya. Subhanallah, indah sekali memang lukisan Tuhan ini.

Teman paling ndagel sampe sekarang, awet ya mbak ndagelnya :D

Perjalanan menuju pusat air terjun juga tak semudah perkiraan saya, kami harus merangkak melewati batu besar nan licin untuk menuju pusat air terjun, sangat subhanallah sekali. Tapi semua itu memang terbayar, rasanya kami gak ingin pulang melihat semua keindahan itu. Tapi karena cacing – cacing di perut kami terus bernyanyi yang menandakan kami harus segera pulang dan mengisi bahan bakar, akhirnya kami dengan terpaksa harus pulang dengan hanya membawa keindahan itu dalam bingkai foto yang kami ambil. Tapi itu sudah sangat memuaskan, pengen kapan – kapan lagi saya explore Ngawi dengan segala keindahan alami yang belum dijamah para manusia bertangan nakal. Satu info terlupakan, masuk air terjun tersebut GRATIS, dan saya masih gak percaya itu sampai detik kalian baca tulisan saya ini.

Hutan Pinus Suwono dan abaikan benda biru dibelakang:p

Sama Twin beda ibu, bapak, dan beda nasib ._.

Mau main ke Ngawi? Yuk, sini bareng saya. Banyak destinasi Ngawi yang belum saya jelajahi kok :D

Sabtu, 16 Mei 2015

Food, My Body, and me


Life without eat is imposible

Hampir setiap perempuan menginginkan wajah cantik dengan body yang seksi, atau dapat dikatakan body yang tidak terlalu gendut dan tidak terlalu kurus. Begitupun dengan saya, bukan sama dengan perempuan lainnya yang menginginkan tubuh kurus tetapi saya menginginkan tubuh yang sedikit berisi. Dulu sewaktu SMP ada salah satu temen saya bilang kalau ngeri ngelihat tangan saya yang terlalu kecil. Sedih juga sih waktu itu, apa memang tubuh saya terlalu kecil sampai teman saya saja ngeri ngelihatnya, gimana orang lain diluar sana? Pasti mereka berpendapat hampir sama seperti itu.

Semangat untuk memperisi tubuh saya jadi bertambah berkali kali lipat ketika saya naksir cowok dan udah deket, tapi si cowok malah melirik cewek lain dengan tubuh yang bisa dibilang berukuran lebih berisi banyak daripada saya. Gak hanya satu cowok, tapi dua cowok sekaligus. Disitu saya sedih banget, separah itukah tubuh saya? Ditambah, kata teman – teman saya, saya itu juga tinggi. Yaudah cocok mirip sama lidi gitu deh.

Tapi sebenernya saya udah berusaha kok, apalagi sewaktu di Malang ini saya jadi suka makan. Dari yang dulu gak suka makan ayam, disini malah saya sering makan lalapan. Dulu yang makan Cuma suka pake sayur aja, disini malah makan nugget – nuggetan, dan dulu yang alergi telor sekarang malah doyan. Ditambah lagi saya suka banget nyoba sesuatu yang baru, apalagi makanan. Dan di Malang ini lagi zaman – zamannya cafe unyu bertebaran buka. Nah, makan saya yang biasanya Cuma sehari tiga kali ini bisa hampir 5 kali. Hobby sayapun berubah dari suka baca dan nulis sekarang jadi suka makan.

Jangan ditanya masalah uang, pasti ngabisin uang kok makan gitu. Sampai terkadang saya bingung uang baru dikirim tapi di atm tinggal beberapa. Pokoknya kalau kalian ke Malang terus mau nyari makanan yang murah sampai mahal, yang kekinian sampai yang tradisional Inshaallah saya tau dan hampir hafal kisaraan harganya. Ini saya kasih beberapa makanan yang sempet saya abadikan, maaf kalo fotonya jelek :D

Pempek Di Kotak Ikan
Kalo makanan yang satu ini merupakan pengembangan dari makanan khas Palembang yaitu pempek. Disini kalian bisa pilih sendiri saus yang kalian mau, kalo favorit saya itu Tomyam. Kisaran harga 10-15 K. Kalau mau coba kalian bisa datang langsung di kedainya yaitu Kotak Ikan di daerah Pulosari.


Honey Chicken Ball
Ini makanan yang baru dua mingguan lalu saya makan dan seketika jadi favorite saya karena saus madunya. Harganya? Cuma 12K aja dan kalian sudah dapat kenikmatan chicken ball dengan saus madu yang super lezat. Tertarik? Datang aja ke jalan Kadaka, kedainya namanya 1920 ice.


Corn Kakigori
Ini nih kakigori yang pertama saya makan di Malang. Karena memang saya suka jagung jadi ya gak salah kalau dia jadi salah satu favorite saya. Selain porsinya yang besar, juga banyak jagung dan es krim vanilanya. Aaah, maknyuus pokoknya. Porsi besar ini Cuma 17 K di Kedaishi,  gak bakal nyesel deh kalo beli.


Beef Sandwich
Gak suka makanan berat tapi pengen yang kenyang? Ya ini, beef sandwich. Makanan ringan tapi benar-benar mengenyangkan. Cuma 18 K kalian sudah bisa menikamati makanan maknyus super lezaat ini. Kalau kepo, langsung datang aja ke fresh point.


Semua Makanan di Baegopa
Meskipun harga makanan disini rata – rata 35K, tapi sesuai banget dengan porsi dan rasanya. Dijamin, makanan di Baegopa itu sebenernya khusus untuk 2 orang. Tapi, karena saya banyak makan satu porsi bisa saya makan sendiri. Penasaran berapa besar porsinya? Udah, datang langsung aja ke Baegopa.


Mie Galau
Udah gak asing pasti kalau denger di Malang banyak mie yang pedes trus berlevel-level. Ya ini salah satunya, mie Galau. Selain mie yang biasanya di mie galau juga ada mie dari wortel, buah naga, dll. Dan disini juga ada mie rebus pedesnya. Yang sama kaya di gambar itu loh. Sumpah itu yummy sekali. Harga? Kisaran 9 – 15 K.


Nulis review kecil itu saya jadi laper sendiri. Ayo bang kita ke sana berdua, siapa tau kalau sama abang eneng jadi bisa sedikit gendut :p

Mau tau info makanan unyu di Malang? Follow aja ig saya @rizkyashya . Gak usah khawatir gak di folbek, saya orangnya baik hati kok :)