Senin, 13 Oktober 2014

Cukup Sekian dan Terima Kasih

Gak tau mau ngomong apa lagi dengan semua ini
Marah? Iya
Kecewa? Pasti
Benci? Semoga saja tidaaaakkk

Kuatkan Rizky Ashyanita ini Ya Rob..
Cukup sekali ini aja dibeginiin, jangan ada kedua ketiga dan seterusnyaaa...
Semoga memang ini adalah jalan terbaik buat akuuu...
Dan semoga dari kejadian ini aku belajar dan bisa lebih baik lagi...


Buat kamu dan kamu, cukup sekian dan terima kasih buat main - mainnya selama ini
Semoga kalian tau gimana perasaan aku sekarang
Semoga kalian tidak pernah mengalami ini
Semoga kalian bahagia
Semoga kalian......
aaah, sudahlaaaah....
Aku tak mengapaaaa

Buat semuanya AKU SEMANGAT kok
Jangan nyemangatin aku terus dong, semangatin juga diri kalian
Tenang aja aku udah berpindah dari lagu " Diam - diam suka " ke lagu " Brand New Day "
Ini loh liriknyaaa :
Lupakanlah semua yang lalu. 
Kita sambut yang baru. 
Janganlah kau ragu tuk maju. 
Kejar semua impianmu. 
Hadapi semua rintangan. 
Kuatkanlah tekatmu.

Ayooo semangaaaat, hidup ini masih panjang broooo ^^9

Sabtu, 04 Oktober 2014

[ Flash Fiction ] Saling Menunggu


“ Shey, jadi apa jawabannya nomer dua? " Gadis berambut lurus sebahu disamping Kanza tak kunjung merespon pertanyaannya.

“ Shey, shey? “, dengan kesal Kanza berteriak memanggil Sheyla berulang kali.

“ Iya za? Apa? “, teriakan kanza akhirnya berhasil membuyarkan lamunan gadis dengan lesung di kedua pipinya dan perlahan gadis tersebut mengeluarkan butiran bening dari kedua sudut mata sipitnya.

“ Sheyla kenapa? Sheyla cemburu ngeliat Kenan sama Rina? “

“ Entahlah za, aku merasa hina kalau benar aku cemburu dengan mereka. Mereka semua temanku, terlebih Rina. Dia tak sekedar teman, dia sudah aku anggap sahabatku. Tak mungkin aku mencemburuinya.” Kedua mata Shey tak bisa lepas dari kedua anak manusia yang bernama Kenan dan Rina yang sedang bercanda di depan kelas mereka. Mungkin benar, benar bahwa Sheyla cemburu dengan Kenan dan Rina. Tapi Shey sadar dia tak berhak cemburu dengan mereka. Shey bukan pacar Kenan dan Rina juga bukan pacar Kenan, Kenan dan Rina hanya berteman.

“ Sudahlah Shey kau tak bisa mengelaknya dariku. Aku tau mereka temanmu, aku juga tau Rina sahabatmu, dan aku juga tau kalau kamu memang suka sama Kenan sejak pertama kamu mengenalnya. Mau berapa lama lagi kamu membohongi perasaanmu? Dan mau berapa lama lagi kau mengelak bahwa kamu cemburu jika Kenan dekat dengan cewek lain? “

Shey terdiam, butiran bening yang mengalir di kedua pipinya kini bertambah deras.  “ Lalu za, apa yang bisa aku lakukan sekarang? “ tanya Shey penuh kebingungan.

Kanza sedikit mengerutkan keningnya mendengar pertanyaan sahabatnya itu. “ Mungkin kau bisa memberitahu perasaanmu ke cowok itu Shey. Siapa tau dia juga memiliki perasaan yang sama kepadamu “, Kanza berkata penuh keyakinan. 

Sheyla menggeleng, “ Aku cewek za, aku tak akan mungkin memulainya “

Kanza berkata sambil tersenyum tipis, “ Kalo ceweknya malu, cowoknya gak peka, akan sampai kapan kalian saling menunggu? “

                                                                                                                                                                                                Batu, 4 Oktober 2014
Ngeblog numpang wifi dirumah sodara temen
Semangat, besok Idul Adha
Meskipun gak bisa kumpul sama keluarga